Rapat Koordinasi tim Mile App (kiri) bersama BNPB Rabu (15/3). Foto: Paket ID

Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyalurkan sembilan bahan pokok ke 2,6 juta pekerja sektor informal di wilayah DKI Jakarta selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung. Program ini adalah upaya pemerintah mengantisipasi krisis akibat pandemi virus corona di Indonesia.

Untuk mendukung langkah tersebut, Mile App yang tergabung dalam inisiatif #IndonesiaBergerak turut membantu Kemensos dan BNPB untuk menerapkan program safety net pemerintah.

Distribusi sembako dilakukan di tingkat kecamatan dengan bantuan dari pengendara ojek online yang tergabung dalam Federasi Rembuk Nasional Pengemudi Online. Mile App akan menjadi platform penghubung antara BNPB, kecamatan, dan pengendara ojek online.

“Kami melihat bahwa kecepatan, ketepatan, serta transparansi pengantaran menjadi aspek penting dalam program ini. Oleh karena itu, kami menyediakan platform kami secara pro bono untuk menjamin kelancaran proses distribusi sembako ke masyarakat yang membutuhkan,” kata Dika Maheswara, Chief Executive Officer Paket ID, Rabu (15/4).

Melalui Mile App, pemerintah dapat memantau distribusi sembako secara real time yang dipantau lewat fitur live map dan dashboard.

“Kami berterima kasih dengan partisipasi Mile App dalam program ini. Fitur-fitur Mile App akan sangat memudahkan BNPB memonitor dan mempercepat proses distribusi sehingga sembako dapat lekas diterima oleh masyarakat,” kata Kapusdatin dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo.

Mile App merupakan platform untuk melakukan planning, monitoring, dan optimasi operasi logistik. Saat ini, Mile App telah digunakan oleh perusahaan logistik terkemuka di Indonesia seperti JNE, G4S, dan KGX untuk mendukung kegiatan operasional sehari-harinya. Bersama dengan #IndonesiaBergerak yang dipelopori oleh MDI Ventures, Mile App dan startup lokal lainnya seperti Qlue, Kata.ai, Qiscus, Volantis, dan Alodokter ikut serta membantu pemerintah dalam upaya meredam pandemi virus corona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here