millennial startup

Kebanyakan orang mencari pekerjaan karena uang tetapi di Paket ID aku bisa mendapatkan lebih dari itu.

Berapa lama millennial bisa bertahan lama di satu perusahaan? Kebanyakan enggan lama-lama bekerja di satu tempat, memilih untuk menjadi job hoppers sambil terus menghimpun kenaikan gaji dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Mai tidak seperti mereka. Baginya, gaji bukan parameter kenyamanan dalam bekerja, tetapi renjana.

Renjana pada Paket ID telah terpupuk di hati Mai sejak April 2016. Ia adalah karyawan pertama yang kala itu direkrut untuk bekerja sebagai web developer. Selama lima tahun bekerja, ia telah mengakumulasi banyak pengalaman dan pelajaran. Bahkan, di Paket ID lah ia baru benar-benar belajar coding secara praktis terlepas predikatnya sebagai sarjana teknologi informasi. Sejak itu, ia memutuskan untuk terus memanfaatkan Paket ID sebagai ladang ilmu praktis dan teoritis agar kemampuannya terus berkembang.

Hampir ⅕ hidup Mai berlalu sambil merintis karir di Paket ID. Kini, ia telah menjabat Product Manager Associate. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan loyalitasnya, tim Human Capital memberikan sejumlah hadiah kepada Mai pada Jumat (5/2). Tulisan ini juga didedikasikan untuknya agar sahabat-sahabat di Paket ID bisa terinspirasi dan mencapai apa yang Mai capai.

Berikut adalah selayang pandang perjalanan Mai di Paket ID.

Mencari peluang untuk kontribusi

Berawal dari kecintaannya pada dunia teknologi dan informasi, perempuan bernama lengkap Maimunah ini mencari kesempatan untuk bisa berkontribusi lebih dengan bergabung di perusahaan IT (Information of Technology) segera setelah lulus kuliah D3. Pada saat itu Mai melihat Paket ID berpeluang besar untuk tempatnya berkontribusi dan belajar lebih banyak sekaligus melanjutkan studi S1 nya.

Bergabung di Paket ID dengan menjadi web developer sejak April 2016, Mai mendapat kesempatan untuk mengeksplorasi diri di berbagai bidang seperti QA, support, media sosial, bahkan sales.  Kontribusinya yang besar telah membuat Mai tahu seluk-beluk mengenai perusahaan dan dipercayai memegang berbagai peranan penting lainnya. Bahkan dalam kondisi kerja sambil kuliah pun Mai tetap dapat berkontribusi dengan optimal.

Meskipun waktu itu aku kerja sambil kuliah S1, perusahaan sangat support pendidikan aku dan tetap percaya aku bisa kerja dengan optimal. Jadi, selama masa-masa itu alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti.

Lika-liku perjalanan

Menjadi karyawan yang ikut membangun Paket ID dari kecil tentu bukanlah pekerjaan mudah. Merangkap semuanya bahkan di luar job desc nya selama dua tahun awal sempat membuat Mai ingin menyerah terutama ketika usianya saat itu berada di fase quarter life crisis. Di satu sisi, Mai menyukai tantangan tersebut namun disisi lain, ia merasa tidak berkembang dan khawatir tentang karirnya kedepan.

Namun bukan Mai namanya jika harus berlarut-larut dalam kegalauan. Dengan berbekal ekspos ilmu dari berbagai sumber, ia akhirnya belajar untuk mengasah diri sendiri. Ikut berbagai macam kursus dan seminar untuk mengetahui kombinasi bakat dan passion yang paling sesuai dengan dirinya. 

Dengan etos kerjanya tersebut, Mai semakin dipercaya untuk mengambil berbagai peran yang lebih besar. Salah satunya adalah proyek terbesar dengan salah satu klien Paket ID. 

Persistensi berbuah hasil

Karakternya yang persisten dan menyukai tantangan membukakan pintu kesempatan bagi Mai untuk berkembang lebih baik lagi di Paket ID. Kesempatan itu datang. Paket ID melihat potensi besar Mai dan memberikan dua pilihan untuk kesempatan berkarir selanjutnya: fokus di bagian QA atau mengambil peran baru di divisi produk pertama Paket ID.

Pilihan terakhir yang dipilihnya. Sudah sejak 2019 Mai mengambil peranan sebagai Associate Product Manager. Meski tidak mudah karena baru pertama kalinya dan anggota yang ada masih sedikit, tetapi Mai optimis bisa memberikan yang terbaik. Proses trial dan error menjadi pemicunya untuk terus belajar dan jadi lebih baik lagi.

Motivasi bernama growth mindset untuk bertahan

Salah satu hal yang dapat diteladani dari seorang Mai adalah growth mindset yang membuatnya bisa berada di posisi sekarang. Sudah 5 tahun ia mengabdi kepada Paket ID, tetapi selama itu pula ia selalu melihat ruang-ruang untuknya mengasah diri, berkembang, dan berkontribusi di Paket ID.

Motivasinya bertahan semakin besar dengan dukungan budaya Paket ID yang suportif dan apresiatif. Last but not least, berangkat dari kepercayaan Mai, yaitu ketika memasuki dunia kerja juga melihat kepada siapa kita bekerja. Hal ini ia lihat pada sosok Dika Maheswara sebagai CEO sekaligus tokoh panutannya. Seorang profesional yang gigih dan pantang menyerah telah menjadikan Mai belajar banyak dari beliau dan betah berada di Paket ID.

Harapan untuk MileApp dan teman-teman

Sebagai salah satu veteran, Mai melihat peluang yang besar bagi MileApp untuk memasuki ranah global. Potensi MileApp sangat besar untuk digunakan di berbagai industri sehingga bisa membantu berbagai tantangan logistik dan supply chain kedepannya. Besar harapan Mai untuk terus menjadi teman yang dapat diandalkan bagi perjalanan MileApp kedepannya.

Sebagai penutup, Mai dengan mantap menyampaikan aspirasi dan harapannya kepada teman-teman yang berjuang di perusahaan startup. Hal terpenting adalah growth mindset untuk melihat pekerjaan lebih dari sekedar sebagai penghasilan, tetapi bagaimana sebagai seorang pekerja kita bisa mendapatkan yang lebih dari itu dalam hal pengembangan diri, networking, dll. Hal tidak kalah penting adalah selalu menghadapi berbagai hambatan dengan optimis dan yakin bahwa kita dan perusahaan sama-sama punya nilai yang patut diperjuangkan dan diasah.

Dengan segala pencapaian Mai di titik ini tidak membuatnya lantas menjadi puas. Mai masih melihat ruang untuk perbaikan diri, baik dari sisi softskill dan hardskill. Passion yang dibarengi dengan persistensi dan optimisme yang tinggi adalah kunci bagi Mai untuk selalu menemukan sisi lain dari dirinya dan berkontribusi lebih kepada perusahaan dan lingkungan sekitar.

Mungkin kebanyakan orang mencari pekerjaan karena uang, tetapi di Paket ID aku bisa mendapatkan yang lebih dari itu. Kemudian, perlu teman-teman ingat, pasti ada hambatan dimanapun kita bekerja. Namun ketika kita melihat bahwa kita sendiri punya value dan perusahaan melihat value kita maka itu worth to fight. Tetap semangat dan eksplor diri!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here