Last Mile Delivery

Sekarang ini, konsumen menginginkan transparansi penuh ketika membeli baik secara online maupun offline. Kondisi ini merupakan tantangan bagi proses last mile delivery, bisa sukses ataupun gagal sehingga membuat konsumen Anda beralih ke kompetitor lain. Sebagian konsumen lebih menginginkan kecepatan pengiriman daripada pengiriman gratis (free delivery). Sebanyak 88% konsumen bersedia membayar lebih jika pengiriman dilakukan di hari yang sama.

Keterlambatan pengiriman, masalah dalam pemilihan rute terbaik, salah pengiriman, dan dokumentasi yang berantakan bisa menjadi masalah besar jika dibiarkan berlarut-larut. Oleh sebab itu sangat penting bagi perusahaan untuk menggunakan pelacakan pengiriman jarak jauh (last mile delivery) dan menjadi salah satu syarat terpenting untuk memilih logistics software yang tepat. Berikut adalah beberapa cara Anda bisa melacak proses pengiriman paket Anda.

1. Lacak paket secara real-time

Last Mile Delivery

Pelacakan paket secara real-time setelah proses loading ke kendaraan akan membantu Anda untuk memprediksi Estimated Time of Arrival (ETA). Selain itu dapat memberikan notifikasi jika terjadi suatu hal tak terduga. Big data dashboard dapat membantu  tim Anda untuk mengetahui status paket tersebut secara lebih rinci. Mulai dari status pengiriman apakah gagal, berhasil, ataukah pending beserta jumlahnya. Lalu, jumlah jenis layanan yang dilakukan per hari. Hal ini dapat membantu Anda untuk mengetahui layanan apa yang paling diminati konsumen dan melakukan strategi bisnis dengan lebih baik. 

Konsumen juga mendapatkan notifikasi sebelumnya melalui notifikasi reguler selama proses pengiriman. Ini sangat penting karena membuat konsumen mengerti bahwa paket mereka aman dan dalam perjalanan.

Konsumen akan sangat tertarik untuk mendapatkan informasi terbaru tentang di mana paket mereka, dan perusahaan tertarik untuk mengetahui di mana pengemudi berada. Dengan menggunakan perangkat lunak pelacakan jarak jauh, konsumen, serta perusahaan, akan tahu persis di mana pengemudi berada selama proses pengiriman. Dengan perangkat lunak manajemen pengiriman, admin dapat mencari status driver, dan memfilter waktu untuk menetapkan tugas pengiriman.

2. Lacak kurir dan kendaraan dengan live tracking

Last Mile Delivery

Selain pelacakan paket, penting bagi perusahaan untuk melacak kurir dan kendaraan yang membawa paket tersebut. Pelacakan kurir dan kendaraan dapat dilihat dari peta live tracking.

Live tracking map ini akan menampilkan pergerakan kurir dan kendaraan secara langsung ketika dalam perjalanan maupun ketika sudah tiba di lokasi penerima. Jadi, Anda dapat melihat posisi masing-masing kurir ketika di lapang beserta dengan rincian jumlah dan status pengiriman yang sedang dikerjakan. 

3. Komunikasi dengan kurir yang mudah

Last Mile Delivery

Pelacakan proses last mile delivery juga dapat dilakukan dengan komunikasi dua arah antara admin dan kurir, kurir dan konsumen, maupun admin dan konsumen. Hal ini sangat penting mengingat betapa dinamisnya kondisi di lapangan sehingga komunikasi membantu untuk memastikan pengiriman dapat dilakukan dengan tepat waktu dan sasaran. 

Admin dan kurir dapat saling berkomunikasi melalui fitur mesage chat yang langsung terkoneksi dalam aplikasi kurir. Sementara kurir dapat menghubungi konsumen melalui nomor konsumen tersebut yang sudah terintegrasi di dalam aplikasi logistics software-nya. 

4. Notifikasi ke pelanggan

Notifikasi ke konsumen adalah salah satu cara lainnya untuk memastikan pelacakan pengiriman berjalan akurat. Notifikasi memungkinkan konsumen mengetahui bahwa pengiriman paket mereka telah dimulai. Konsumen dapat mendapatkan notifikasi secara otomatis melalui pesan teks ketika pesanan mereka sedang dalam perjalanan, akan dikirim, ataupun habis.

Selain itu juga memungkinkan konsumen untuk memberikan umpan balik tentang layanan pengiriman, kurir, dan pengalaman mereka sehingga mereka merasa lebih puas dan dihargai sebagai salah satu kontributor bisnis perusahaan.

5. Tanda tangan dan bukti pengiriman

Last Mile Delivery

Tidak kalah penting adalah bukti pengiriman elektronik (e-POD) yang merekam informasi penting dan erat hubungannya dengan kepuasan konsumen. Kurir dapat mengumpulkan tanda tangan dan foto sebagai bukti bahwa pengiriman telah sukses dilakukan. Verifikasi pengiriman langsung dari penerima sangat penting untuk memastikan paket ditangani dengan benar kepada konsumen atau jika paket tersebut mengalami kendala, seperti hilang ataupun rusak.

Mile App adalah platform logistik yang menyediakan ragam solusi untuk memudahkan kegiatan operasional sehari-hari dengan fitur seperti route optimization, real-time dashboard, dan e-POD.