Route Optimization vs Google Maps

Route Optimization adalah proses menemukan rute yang paling hemat biaya untuk beberapa perjalanan dalam satu waktu. “Berarti itu bukankah sama saja dengan Google Maps?”

Kesalahpahaman paling umum adalah masih banyak yang menganggap bahwa Route Optimization sama dengan Google Maps. Padahal keduanya memiliki perbedaan dan prioritas fungsinya masing-masing.

Melalui artikel ini, Anda akan bisa lebih memahami terkait perbedaan keduanya dan solusi apa yang paling sesuai dengan bisnis Anda. Route Optimization ataukah Google Maps?

Kapan bisnis perlu pakai Google Maps?

Route Optimization vs Google Maps

Singkatnya, Anda menggunakan Google Maps untuk mengetahui “apa cara terbaik untuk pergi dari A ke B?”

Google melihat dua alamat yang Anda berikan dan dengan cepat melakukan geocode sebelum menentukan dua penanda pada peta. Google kemudian akan memilih semua kemungkinan segmen jalan di antara dua titik Anda.

Penilaian segmen jalan tersebut berdasarkan faktor-faktor seperti jarak terpendek, panjang segmen jalan penghubung, dan kondisi lalu lintas pada saat itu. Kemudian Google akan merekomendasikan rute dengan skor tertinggi dengan beberapa alternatif lain.

Google Maps tidak hanya memberi Anda jalur yang sangat baik dari A ke B, tetapi juga memberi Anda perkiraan waktu kedatangan yang akurat (ETA). 

Jadi, jika Anda mencari jalur terpendek di antara dua perhentian, Anda hampir pasti ingin menggunakan Google Maps sebagai perencana rute Anda. Namun jika Anda merencanakan seluruh rute dengan lebih dari dua perhentian, kita tidak lagi berbicara tentang jalur antara A ke B, melainkan A ke B ke C ke D dan seterusnya, sampai kita telah membahas setiap perhentian di rute.

Semakin banyak poin yang Anda tambahkan ke dalam perencanaan rute maka Google Maps menjadi kurang sesuai untuk mengatasi hal tersebut.

Seringkali, Google Maps disalah artikan sebagai alat pengoptimalan rute. Perbedaannya di sini adalah bahwa meskipun Google Maps adalah alat yang dapat digunakan untuk menemukan rute terpendek di antara beberapa perhentian. Artinya, Google Maps tidak pernah dirancang untuk menemukan urutan paling optimal dari perhentian-perhentian di rute Anda.

Kapan bisnis perlu pakai Route Optimization Software?

Route Optimization vs Google Maps

Jika Anda memiliki lebih dari beberapa titik perhentian untuk pengiriman baran, Anda memerlukan cara yang dapat menemukan urutan perhentian yang optimal, dengan semua kerumitannya, untuk memastikan rute Anda efisien. Mengapa rute harus efisien? Biaya yang terkait dengan rencana rute pengiriman berulang, dan memiliki salah satu dampak terbesar pada profitabilitas bisnis Anda.

Setelah Anda melampaui 5 alamat, perencanaan rute dan merencanakan rute yang efisien secara manual dengan bantuan Google Maps bisa menjadi sangat rumit, dan rentan terhadap kesalahan manusia – terutama ketika Anda perlu mempertimbangkan beberapa keadaan terkait cara Anda mengirimkan barang. Tidak jarang bisnis pengiriman menghabiskan beberapa jam di Google Maps hanya untuk satu rencana rute. Anda mungkin membutuhkan alternatif untuk Google Maps jika Anda mengalami salah satu dari 4 masalah berikut:

Ketika Anda memiliki lebih dari 5 alamat pengiriman maka perencanaan rute yang efisien secara manual dengan bantuan Google Maps bisa menjadi sangat rumit dan rentan terhadap kesalahan manusia. Terutama ketika Anda perlu mempertimbangkan beberapa keadaan terkait cara Anda mengirimkan barang.

Tidak jarang bisnis pengiriman menghabiskan beberapa jam di Google Maps hanya untuk mengerjakan 1 rencana rute. Anda mungkin membutuhkan alternatif untuk Google Maps jika Anda mengalami salah satu dari 4 masalah berikut

Jika Anda mengalami salah satu dari 4 masalah berikut maka Anda sangat direkomendasikan untuk menggunakan Route Optimization.

  1. Anda memiliki beberapa batasan/aturan dalam perencanaan rute (routing constraints) – Anda memiliki beberapa ketentuan untuk memaksimalkan proses pengiriman, seperti adanya jendela waktu (time window), waktu jeda dan istirahat kurir, ukuran muatan kendaraan, dan berbagai macam ketentuan lainnya.
  1. Anda perlu untuk mengoptimalkan urutan titik perhentian – Google Maps menyerahkan urusan untuk membuat titik perhentian kepada penggunanya. Namun, titik perhentian yang bisa dibuat terbatas hanya sekitar 10 titik dan Anda harus mengeluarkan biaya upgrade jika ingin menambah titik perhentian. Selain itu Anda harus melakukannya secara manual – melihat peta dan menarik lalu melepas alamat ke urutan terbaik yang dapat Anda buat untuk pengemudi.
  1. Anda perlu membuat banyak rute untuk banyak kendaraan dengan jenis berbeda – Jika Anda memiliki daftar alamat, dan membagi daftar itu menjadi dua atau lebih kendaraan, Anda mungkin ingin menentukan pengemudi mana yang harus mendapatkan pesanan pengiriman tertentu. Di sinilah kendala yang disebutkan di atas menjadi lebih kompleks.
  1. Anda perlu mengelola operasi pengiriman lainnya – Ada lebih banyak hal yang perlu dipertimbangkan bisnis pengiriman daripada rute yang optimal. Hal tersebut seperti, melacak lokasi pengemudi, mengidentifikasi apakah mereka berpegang teguh pada rute mereka, memastikan mereka tepat sasaran untuk ETA yang dikomunikasikan kepada pelanggan Anda, dan mengetahui kapan masalah terjadi adalah komponen penting dari pelaksanaan rute pengiriman yang efektif.

Apa keunggulan Route Optimization Software?

Route Optimization vs Google Maps

MileApp Route Optimization memiliki keunggulan dapat meningkatkan efisiensi logistik hingga 40%. 

  1. Hemat uang dan waktu

Pada dasarnya Route Optimization dapat mengurangi waktu perencanaan rute menjadi beberapa menit. Indikator ini adalah salah satu dampak yang paling cepat dikenali bagi bisnis yang menggunakan metode perutean manual atau semi-manual. Alhasil, penghematan waktu akan berbanding lurus dengan penghematan biaya. 

  1. Visibilitas lebih luas

Dengan menggunakan Route Optimization maka Anda akan mendapatkan visibilitas yang lebih baik terkait operasi bisnis secara keseluruhan. Anda dapat melihat lebih jelas tentang posisi kurir, status paket, waktu pengiriman, dan berbagai data lainnya.

  1. Produktivitas meningkat

Waktu yang dihemat karena Route Optimization dapat digunakan untuk mengakomodasi pesanan dan kiriman sesuai permintaan. Hal ini dapat meningkatkan kinerja misalnya, pengemudi karena mereka dapat berkonsentrasi pada mengemudi dan bukan pada navigasi.

  1. Perencanaan penugasan lebih baik

Route Optimization dapat membantu Anda untuk mendistribusikan tugas secara otomatis sehingga dapat memangkas proses manual yang melelahkan. Route Optimization dapat merekomendasikan kendaraan yang paling sesuai berdasarkan lalu lintas, ukuran pengiriman, volume, jenis kendaraan, durasi berhenti, waktu pengiriman, dan lainnya. Alhasil, proses logistik dapat berjalan lebih lancar.

Mile App adalah platform logistik yang menyediakan ragam solusi untuk memudahkan kegiatan operasional sehari-hari dengan fitur seperti route optimization, real-time dashboard, dan e-POD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here